Mahasiswa dan Kondusifitas kota cerdas
Peran dan posisi mahasiswa dalam perspektif kehidupan berbangsa dan bernegara, merupakan diskursus yang menarik sepanjang dinamika kehidupan di perguruan tinggi. Hampir menjadi kenyataan yang lazim bahwa gerakan mahasiswa terutama di dunia ketiga; pemerintahan, industri dan perguruan tinggi, memainkan peran yang sangat aktif pada posisi sentral di dalam perubahan sosial-politik, dan hampir tak satu pun penguasa di negara-negara berkembang yang mengabaikan posisi sosial dan pentingnya representasi politik serta dampak aspirasi dari golongan muda berpendidikan tinggi ini. Sehingga para pemerhati sosial tidak mengabaikan fungsi mereka dalam sistem sosial politik baik di negeri maju maupun berkembang, termasuk di Indonesia.
Tak lain dan tak bukan peran mahasiswa ini mempengaruhi keadaaan geografi dan iklim yang terjadi di lingkungan sekitar, pada suatu waktu keadaan ini tentu berdampak positif melahirkan pemikiran dan paradigma yang baik dalam bermasyarakat sehingga terciptalah masyarakat aman, berpengetahuan dan berfikir positif jua. Keadaan seperti ini tentunya perlu ditopang dengan sumber
daya manusianya itu sendiri, siapa? Kaum Mahasiswanya. Demikian pendukung terhadap perkembangan dan pertumbuhan kota dan Negara yang kondusif.
Think edisi April ini hadir dengan berita yang lebih berimbang, berita yang disajikan kali ini mengenai peran mahasiswa dan kondusifitas kota cerdas. Ulasan yang terdapat di dalam rubrik-rubrik ini lebih banyak membahas mengenai peran mahasiswa baik secara aspek internal maupun eksternal, sengaja disandingkan dengan judul besar kedua yaitu Kondusifitas kota cerdas karena sebenarnya dua judul ini saling terkait satu dengan yang lain. Kedua judul ini juga mengelitik pemikiran intelektual, melalui Think edisi ini mengajak kita untuk mengkritisi dan mencari solusi dari persoalan kesadaran akan ruang lingkup yang semakin cenderung menurun karena terancam degradasi zaman yang terus berubah dari waktu ke waktu. Baik secara sistem maupun secara kesadaran sosial yang seharusnya dimiliki oleh para Mahasiswa dalam membangun kondusifitas kota cerdas.
Lebih dari itu, Edisi Think April 2015 kali ini juga menghadirkan rubrik baru engan harapan menarik keperdulian dan minat baca masyarakat kampus, khususnya mahasiswa.
Selamat membaca, salam kreatif, salam mahasiswa.
Komentar