Pujiwati Nurasih.
Seorang Penari Tradisional Melayu dengan segala keunikan fisik dan prestasinya.
Berwajah oval, berparas cantik, seorang muslimah, berasal dari suku Jawa,
namun seorang Penari Melayu. Begitulah keunikan yang langsung terpapar
saat berkenalan dengan Pujiwati Nurasih yang merupakan seorang mahasiswi
Fakultas Ekonomi, jurusan Manajemen Universitas Riau Kepulauan.
Penari Tradisional ini
merupakan dara kelahiran Kendal, 12 Mei 1990 adalah seorang penari melayu
yang telah memiliki jam terbang cukup membanggakan. Di usianya yang masih
muda, Puji sering berpergian ke banyak tempat sampai luar negeri untuk
menari menunjukan kebolehannya diantaranya adalah Malaysia. Ia mengaku
bahwa menari adalah sebagian dari jiwanya.
Anak Muda pada zaman
sekarang ini yang lebih menggemari tarian modern daripada tarian tradisional
tidak membuat Puji lantas merasa malu, justru ia semakin menggeluti tarian melayu yang sangat ia gemari tersebut,
"Ya karena memang udah hobi juga, lagian dari belajar tarian tradisional
ini, Puji malah udah pergi kemana-mana. Jadi ga ada alasan buat malu, malah
harus makin semangat jalani hobby itu" Sahutnya.
Terinspirasi dari
lingkungan sekitar yang notabenenya ranah melayu, namun anak-anak mudanya tidak
menjunjung marwah melayu, Puji dan teman-temannya berinisiatif membuat sanggar
mini yang berdiri di Unit Kegiatan Mahasiswa kampus, yang bernama Tanjak
Berlian yang menghimpun anak-anak muda yang mau dan bergabung di
kesenian Melayu, terlebih pada seni tari Melayu.
Berawal dari hobi
menarinya sehingga menjadi salah satu profesinya, Puji pun tak lepas dari suka
duka saat dalam perjalanan pada pertunjukannya dari hal menunggu berjam-jam
hingga mulainya acara sampai kehujanan dan kepanasan saat menari di
lapangan terbuka. “Semua itu nyenengin sih, namanya juga hobi mau gimana
pun, juga tetap dilakukan dengan senyuman”.
Ujarnya saat
diwawancarai Think beberapa waktu lalu.
Terbukti dengan
keseriusannya menjalani hobi itu Puji telah berhasil menyabet beberapa
gelar bergengsi dibidang seni tari tradisional, seperti Juara I tari
kreasi di Sukmalindo Malaysia mewakili Indonesia, khususnya Univeristas Riau
Kepulauan.
“Hal yang bagiku paling
berkesan saat bawa piala dari negeri jiran ke rumah, ga nyangka hasil kerja
keras yang kami lakukan ga sia-sia”.
Saat Think mewancarai
tari melayu apa yang ia gemari, Puji menjawab ia lebih suka dengan tarian Joggi Kreasi, karena gerakannya
energik, luwes, dan lincah. Kebanyakan tarian Joggi Kreasi itu menggunakan gerakan yang
diciptakan sendiri.
Untuk cita-citanya
kedepan Puji ingin tarian tradisional tetap dipertahankan agar tidak punah ditelan
zaman. “Butuh komitmen dan niatan sungguh-sungguh dari remaja yang komitmen
untuk melestarikan budaya Melayu”. (Reporter: Nurmanita)
Profil Pujiwati Nurasih
Nama Panggilan : Puji
Tempat/Tgl lahir :
Kendal 12 Mei 1990
Agama : Islam
Pendidikan :
Mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen di UNRIKA (Universitas
Riau Kepulauan) Batam
Tahun Ajaran :
2012
Nama sanggar :
Tanjak Berlian
Prestasi Pujiwati
Nurasih :
1.Juara 1 Tari Joggi
Kreasi di Sukmalindo Malaysia

Komentar