LIPUTAN : SIAPKAN MENTAL MENGHADAPI MEA BEM FE UNRIKA GELAR LOMBA PIDATO DUA BAHASA





Panitia dan Dewan juri berfoto bersama
Peserta sedang berpidato

Tepat pada hari Jum’at tanggal 20 Maret 2015, bertempat di auditorium mini Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), di gagas sebuah acara lomba pidato dua bahasa yaitu menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang melibatkan peserta dari seluruh fakultas yang terdapat di Universitas Riau Kepulauan dari Fakultas Teknik, Ekonomi, FKIP, Hukum dan Fisipol.Acara ini di selenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM FE) dengan tajuk English is The Key to ASEAN Economy Community in 2015 pemilihan tajuk ini di dasarkan pada keterkaitan dengan kondisi sosial dan ekonomi yang sedang berkembang sekarang dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Acara ini di buka dengan pengaplikasian dua bahasa, terdapat tiga dewan juri yang akan menilai performance dari peserta dengan berbagai kriteria pada tiap penampilan, tak hanya itu secara khusus didatangkan langsung warga Negara asing sebagai dewan juri agar penilaian dalam lomba pidato lebih objektif.Edwin Agung Wibowo sebagai Dekan Fakultas Ekonomi hadir dalam meresmikan dan 
memberikan penghargaan kepada tiap pemenang. Beliau mendukung acara ini, menurutnya acara 

ini merupakan gebrakan dan awal baru untuk membangun kepercayaan diri berbicara di depan umum dan peningkatan pengetahuan sosial khususnya di Universitas Riau Kepulauan.Kristin sebagai ketua panitia acara menyampaikan pentingnya peranan dan kesadaran mahasiswa sebagai tolak ukur dalam menghadapi MEA, maka dari pada itu lomba pidato dua bahasa ini di adakan sebagai ajang eksistensi diri, kesiapan mental dan kemampuan dalam menghadapi (Masyarakat Ekonomi Asean) MEA 2015 yang sudah ada di depan mata, di harapkan acara lomba pidato ini akan terus menerus di laksanakan sebagai agenda rutin kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM FE) Universitas Riau Kepulauan Batam dengan konsep yang berbeda tergantung kondisi terkait di Indonesia.
Dari sebelah kanan- Edwin Dekan FE, Dewan juri dan Peserta 

Komentar